Saturday, May 4, 2013

Di Mana Moral dan Etika Berbicara?

Sering engga kita lihat banyak banget komentar di situs-situs internet yang tajam? Apa sih efeknya buat yang dihinanya? Apa mereka denger?

Beberapa bulan terakhir, saya sering sekali berkunjung ke sebuah situs di internet yang kebetulan sudah membuat aplikasi tersendiri untuk HP saya. Kebetulan juga, di situ ada tautan untuk nambahin atau sekedar liat komentar di satu artikel. Dan, apa kalian tahu apa isinya? Banyak sekali orang-orang yang mencela sebuah produk. Di sisi lain, mereka engga bisa nyiptain sebuah produk yang lebih baik, atau parahnya mereka engga cukup mampu untuk sekedar beli produk yang mereka cela itu.

Malah parahnya, di satu komunitas yang menjunjung teknologi, mereka dengan berani tanpa adanya batas berbicara dan membagi foto-foto wanita minim busana. Siapa dan apa yang dibicarakan sama sekali tidak masuk dalam konteks dan judul dari grup tersebut. Saya tidak patut untuk mengumumkan bukti karena terkait dengan nama baik.

Bahkan di media sosial sekalipun, orang-orang dengan percaya dirinya mengumumkan tentang keburukannya. Media sosial adalah tempat umum, saya sendiri pernah bercekcok di salah satu media sosial ternama tanpa ada rasa malunya. Bahkan kini kita bisa lihat di televisi, kebencian yang disebarkan, bahkan sampai berani untuk membawa nama Tuhan.

Sebenernya, ini pada kemana semua pelajaran etika dan moral manusia lokal di sini? Menurut saya sangat perlu untuk membenahi pendidikan moral di sini. Tanpa ada maksud menyinggung orang, dengan artikel ini, saya memohon maaf bila ada satu pihak yang tersinggung.