Hari ini, dari mulai pagi sampai pulang sekolah saya benar-benar merasakan kesialan yang menurut saya tidak menyenangkan. Pertama, dari pagi saya bangun tidur, saya tidak bisa bangun pagi saat menginap di rumah teman. Saat saya sampai di rumah untuk bersiap-siap berangkat sekolah, waktu sudah menunjukkan pukul 6.00 dan saya punya janji dengan 2 orang teman saya, tapi saat saya berangkat untuk melakukan janji itu, malah teman saya sudah berangkat terlebih dahulu dan akhirnya saya telat ke sekolah. Saya di suruh berdiri selama beberapa belas menit! Ini semua karena saya merasa mules dan harus menuntaskan itu dengan segera, akhirnya banyak waktu yang terbuang. Tercatatlah nama saya sebagai siswa yang terlambat di sekolah.
Tapi ada kesialan lain lagi yang menunggu saya. Minggu kemaren, saya mengikuti kelas untuk audisi bahasa Inggris dan parahnya tidak ada satupun yang memberi tahu saya untuk mengerjakan tugas dari kelas speaking Bahasa Inggris. Harusnya saya membawa foto tentang keluarga dan pengalaman yang berkesan di foto, tapi naas tidak ada yang memberitahu saya satupun dari anak kelas X3. Dengan logat yang sok dibutuhin, guru itu marah-marah dengan gerak bibir belepotan dalam pengucapan bahasa Inggris. Inilah yang membuat saya bad mood hari ini, guru yang selalu mau dibenarkan dan murid yang selalu tidak boleh protes! Mana bentuk negara demokrasi? Apa seperti ini? Saya merasa kesal sekali dengan guru itu!
Tak tahu takdirnya atau memang ini kesalahan saya, kesialan datang lagi. Saat bel istirahat berbunyi, kantin yang biasanya saya kunjungi untuk membeli makanan, ternyata tutup. Akhirnya saya harus ke kantin yang ramainya tidak terkira yang saya sendiri tidak suka keramaian. Tapi dengan terpaksa saya cuma membeli minum saja, karena kursi dan meja untuk makan sudah dipenuhi oleh kakak-kakak kelas dan teman-teman saya yang lain yang sedang makan di kantin itu. Perut masih terasa lapar karena saya hanya bisa meminum teh dalam kemasan gelas.
Kesialan saya masih berlanjut, bukan hanya sampai disini saja kejadiannya. Dua jam pelajaran terakhir diisi dengan pelajaran sejarah. Kebetulannya lagi, pelajaran sejarah kali ini diisi dengan ulangan. Saya menjawab 7 soal dari 10 soal, dan ternyata yang benar hanya 1 buah nomor saja! Nilai yang tercatat cuma 10 dari yang harusnya 100, ini memang hari sial saya mungkin, atau Allah sedang menguji saya hari ini. Terasa berat, namun saya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa berdoa dan bersabar.
Yang lebih mengherankan lagi, barang-barang produksi yang seharusnya ada di gudang pabrik sekarang ada di garasi rumah saya. Saya tidak tahu-menahu tentang usaha bapak saya tersebut. Tidak ada yang cerita tentang usaha ini sekarang. Yang saya dengar hanya cerita saat beberapa minggu yang lalu. Sampai sekarang, saya cuma bisa duduk dan browsing internet di rumah, sendirian, membosankan! Saya tidak tahu apa yang akan terjadi lagi setelah ini. Yang jelas, sesudah itu, saya menemukan tidak ada makanan sama sekali, cuma ada nasi yang telah matang tanpa masakan yang lain, ataupun bahan-bahan masakkan yang harusnya bisa saya olah menjadi makanan. Semoga Allah memberikan saya ketenangan dan kebahagiaan di hari esok, lusa, satu minggu ke depan, satu bulan kedepan, bahkan kalau bisa sampai satu tahun ke depan atau selamanya. Amin...
Saturday, July 31, 2010
Thursday, July 15, 2010
Hari Pertama di X.3
Waduh di kelas udah sukses bergaul sama anak yang lain. Untung saya dapet kelas yang asik, anaknya ngga badeg, alim, tapi ada juga yang abulim. Tapi ngga apa-apa, saya bersyukur karena disana saya sudah punya banyak teman baru lagi. Semuanya suasana baru, dari seragam, sampai lingkungannya juga sudah lebih baik. Anak-anak yang lebih dewasa, kantin yang lebih banyak dari di SMP, semuanya sekilas terlihat asik. Di X.3, insya Allah saya punya teman-teman yang solid yang tidak memandang dalam pertemanan. Yaaaa walau tetap jadi korban menjadi wakil ketua murid di X.3, saya tetap menikmati suasana di kelas. Di kelas memang membuat kantuk datang melanda saat guru masuk, tapi saat tidak ada guru, semangat pun hadir kembali. Semuanya menyenangkan dan semoga semuanya akan menjadi indah di kelas ini. X3 :)
Wednesday, July 14, 2010
MOS SMA Negeri 1 Cirebon
Waduh 3 hari emang kerasa banget buat ngejalanin MOS yang katanya berat untuk dijalanin pas kita disuruh nyari-nyari barang yang harus dibawa pas MOS. Tapi akhirnya, niat saya yang semula cuma ingin mengikuti MOS di awal saja, akhirnya terpatahkan. Saya resmi menjalankan 3 hari berturut-turut MOS yang diadakan di SMA Negeri 1 ini. Mempin pasukan dan memberi komando penghormatan kepada pemimpin upacara di waktu MOS memang momen yang langka dan didapatkan cuma sekali seumur hidup karena kita juga ngga akan ngikutin MOS SMA dua kali kan? Iya lah jelas, karena kalau kita dikeluarin dari sekolah juga kan ngga ikut MOS lagi, tapi naik bersyarat. Waduh emang sih awalnya gerogi, tapi saya coba percaya diri dan akhirnya saya bisa! Yeeesssss! Walaupun ada sedikit kesalahan, tapi tak apalah karena saya memang bukan pemimpin pasukan yang sebenarnya.
Resmi jadi anak SMA Negeri 1 Cirebon berarti harus naatin semua peraturan yang ada kayanya. Semuanya bakal dijalanin disini, 3 tahun insya Allah akan gue laluin disini, lebih-lebihnya ya kita lihat nanti saja barangkali memang ada kendala saat naik kelas, tapi saya yakin saya bisa untuk menjaga semuanya baik. Di sekolah, nanti saya akan menjadi diri sendiri, lebih mendewasakan diri, lebih membangun kebersamaan, dan semuanya akan saya jalanin dengan insya Allah sepenuh hati. Ya doakan saja biar semuanya lancar. Oh iya saya lupa, nama saya tercatat di kelas X.3 bersama banyak siswa lainnya dari berbagai asal SMP. Untungnya, karena saya berkali-kali maju menampakan wajah, anak-anak di kelas jadi tahu siapa saya dan saya bisa dekat dengan mereka karena memang saya masih punya sedikit masalah dalam menjalin pertemanan baru, yaitu kurang PeDe dalam mengajak berbicara orang lain yang baru kenal. Insya Allah saya disini akan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya dan saya akan giat belajar serta memperkecil kesalahan-kesalahan yang dulu saya pernah lakukan pada saat di SMP beberapa tahun yang lalu. Amin, amin, amin...
Resmi jadi anak SMA Negeri 1 Cirebon berarti harus naatin semua peraturan yang ada kayanya. Semuanya bakal dijalanin disini, 3 tahun insya Allah akan gue laluin disini, lebih-lebihnya ya kita lihat nanti saja barangkali memang ada kendala saat naik kelas, tapi saya yakin saya bisa untuk menjaga semuanya baik. Di sekolah, nanti saya akan menjadi diri sendiri, lebih mendewasakan diri, lebih membangun kebersamaan, dan semuanya akan saya jalanin dengan insya Allah sepenuh hati. Ya doakan saja biar semuanya lancar. Oh iya saya lupa, nama saya tercatat di kelas X.3 bersama banyak siswa lainnya dari berbagai asal SMP. Untungnya, karena saya berkali-kali maju menampakan wajah, anak-anak di kelas jadi tahu siapa saya dan saya bisa dekat dengan mereka karena memang saya masih punya sedikit masalah dalam menjalin pertemanan baru, yaitu kurang PeDe dalam mengajak berbicara orang lain yang baru kenal. Insya Allah saya disini akan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya dan saya akan giat belajar serta memperkecil kesalahan-kesalahan yang dulu saya pernah lakukan pada saat di SMP beberapa tahun yang lalu. Amin, amin, amin...
Subscribe to:
Comments (Atom)